Pacaran sehat
Hati hangat bila doi dekat
Bener dech, punya pacar semangat jadi berkobar. Hidup lebih berwarna, makan dan minum pun serasa di surga. Ada yang selalu dekat dan lekat. Masalah sesulit apa pun, bisa kita bagi dan rasakan berdua.
Ngomingin punya pacar, memang gag pernah ada habisnya. Seru! Jika ingin curhat, ada yang menampung. Tangis dan tawa dirasakan bersama. Gag ada istilah kesepian lagi. Apalagi jika kita memiliki pacar “plus” yang punya kriteria ideal. Wuiiiih… hidup sudah komplit banget deh.
Boleh dibilang, pacar adalah orang kedua setelah orang tua yang selalu kita fikirin dan lekat di hati. Banyak yang bisa kita lakukan, termasuk mengorbankan ego dan kepentingan diri sendiri. Jika tanpa dia, kita bisa seenaknya dalam mengemukakan pendapat, hobi, dan tampil cuek, tapi kini tidak lagi. Kesukaan kita harus dibagi, termasuk tenggang rasa kita juga harus tinggi. Bayangkan saja, kita biasanya cuek, mau pergi kemanapun sendirian. Jalan dengan banyak teman lawan jenis, santai. Ngobrol dan ketawa ketiwi dengan mereka, hingga sore hari. Tapi, ketika kita sudah memiliki pengikat hati, gag bisa dec seenaknya tebar pesona dan tampil ala kadarnya. Dia pasti protes, jika keakeaban kita dengan lawan jenis keterlaluan. Minimal, hatinya bisa tebakar cemburu.
Jalan dengan dia pun perlu diatur lagi waktunya. Kita juga terikat. Minimal kita harus ingat, memberikan perhatian sekecil apapun pada dia, misalnya lewat sms, telefon atau kata-kata sayang. Kita juga harus wajib ingat hari-hari istimewa orang yang kita sayang, termasuk pacar. Seru ya, punya pacar? Namun ada “tapi” nya nich. Pacaran pun tetap punya rambu-rambu. Bayangin aja, jika sebuah Negara tidak punya peraturan. Wach, bisa hancur dech dalam hitungan hari. Pacaran pun memiliki aturan main, karena kita gag hidup sendiri. Kita melibatkan lingkungan, temen-temen, saudara dan orang tua. Kita boleh mencintai seseorang, boleh memuja pacar dan memberikan perhatian extra, namun tidak boleh melampaui rambu-rambu yang ada. Ada rambu-rambu buat kita biar gag diremehkan orang yang kita cintai. Harga diri, tetep wajib dijaga. Ada hal-hal yang tidak boleh ditawar. Misalnya, dia kelewat kurang ajar, mulairingan tangan dan gag tahu etika lagi.
Cinta sich cinta, tapi apakah demi cinta kita gag memiliki harga diri lagi dan mau dilecehkan? Aduuh……! Janga dunk. Biar lengkap, kita lihat yux aturan mainnya:
Syarat-syarat yang tidak boleh dilakukan oleh sang pacar:
1. Asas manfaat
Dia hanya menjadi benalu, selalu memanfaatkan kita dalam setiap kesempatan.
2. Matre
Dia hitungan banget, kelihatan pas dia tanya-tanya soal kendaraan kita, pekerjaan bokap kita, duit jajan. Kelihatan banget dech dia melirik kita hanya karena rupiah yang ada dalam kantong kita.
3. Ego
Gag pengertian banget nih dia, repot. Ada apa-apa dia minta didahuluin. Kepentingannya wajib kita dengar, sebaliknya kita baru mau ngomong sedikit saja, dia sudah marah atau ngomel.
4. Seks pranikah
Nah…….nah……nah……. ini nih, kalau obrolannya sudah menjurus ke hal-hal yang mecem-macem, jangan dech. Langsung katakana tidak, sebelum kita, menyesal seumur hidup. Jangan tergiur bujukan dia yang mengatakan cinta sampai mati, kalau imbalannya kita melakukan hubungan di luar batas. Ntar dech, kalau sudah waktunya, cinta gag akan kemana-mana kuQ.
5. Drugs
Kalau dia sudah mulai ngedrugs, kabur aja dech. Minuman keras, obat-obatan keras, jauhi. Jangan malah ikutan mencoba obat-obatab yang dia bawa. Jika dia bisa diingatkan dan ditegur, ok aja. Tapi jika dia gag bisa diberi tau, sebaiknya kita yang buru-buru menyingkir.
6. Ikatan keluarga
Perhatikan lagi silsilah keluarga. Bukan kita mau melihat materi atau gila hormat sih, tapi kalau dia ternyata masih sepupu kita atau saudara deket, masa sih mau terus pacaran? Jangan pacaran dengan saudara dekat. Sepupu atau orang yang masih punya ikatan darah dengan kita. Karena selain alasan tidak baik buat kesehatan juga dilarang agama.
7. Etika
Hindari pacaran dengan nya yang gag tau etika, alias gag punya sopan-santun. Ketika jalan-jalan, ngobrol di rumah atau memakai pakaian pun, tetap ada tata kramanya kan?
8. Ringan tangan
Hati-hati jika dia uda mulai ringan tangan. Jika dia marah atau beda pendapat dengan kita, dia suka memukul, lebih baik putus atau hindari aja deh.
Hi……. Serem ya?! Bagaimana sebaiknya pacar yang baik itu? Yuk kita simak berikut
1. Setia
Dia gaul, gag kuper, tapi dia tetep mengingat kita meski hal-hal terkecil apapun. Kesetiannya bisa diuji, wah…. Sip banget ni.
2. Temen sharing
Dia penasehat te-o-pe, bisa di ajak berdebat panjang, tapi dia juga mampu memberikan solusi agar hati kita adem
3. Care
Peduli, beda dengan sekedar perhatian lho….. jika kita punya pacar yang peduli, siip banget deh. Dia care jika kita sakit, sedang menghadapi musibah, dapat nilai jelek atau lagi rebut ama saudara. Dia kan selalu ada, tanpa kita minta.
4. Open mind
Punya pacar yang kolot, curigaan dan posesif repot juga lho. So, asyik banget jika dia mempunyai wawsan luas, dia gag kuno, mau menerima ide-ide baru serta gag patah semangat jika di kritik.
5. Dapat dipercaya
Dia jujur, gag suka menyembunyikan sesuatu yang seharusnya kita ketahui bersama. Namun sebaliknya, dia juga bisa menjga kepercayaan yang kita berikan. Misalnya, kita curhat dia gag ember.
6. Tanggung jawab
Jika mengambil sikap atau melakukan apa pun , dia berani emmpertanggung jawabkannya dan memikirkan kepentingan kita dan dia. Gag cuman kepentingan dia.
Langganan:
Postingan (Atom)


